Fanfiction
“ sayonara minna !“
さよなら みんな
Genre : humor,romance , hurt/comfort , tragedy
Rated : T+
Pairing : kamenashi kazuya ( かめなしかずや)
:
Fujiwada kazuki (ふじわだ かずき )
Slight : hanako takahashi
Ost : yui goodbye days
: Yui please stay
with me
: Yui I cant say
Part 1
“ Aku ingin meninggalkan dunia
fana yang penuh dengan sandiwara ini
Menuju kedunia yang penuh
dengan kebahagiaan untuk selama lamanya ..”
Malam yang dingin dan gelap . Termenung
sendirian di kamar tanpa penerangan sedikit pun seolah menjadi kebiasaanya
setiap malam . memeluk kedua kakinya sendiri seperti orang kedinginan . dengan
mata hitam sekelam malam nya yang kini sedang mengeluarkan cairan bening yang bernama
air mata mengalir semakin deras membasahi pipinya . hatinya hancur dan remuk .
menerima kenyataan pahit bahwa nasib nya selalu sial akhir akhir ini . itulah
yang sedang di rasakan seorang gadis bernama kamenashi kazuya yang baru
menamatkan kuliah S1 nya di universitas Tokyo 2 bulan yang lalu .
seharusnya hari itu ia masih merasa senang tapi takdir berkata lain .
kami-sama merenggut nyawa kedua orang tuannya yang sedang dalam perjalanan
pulang dari London ke jepang . pesawat yang ditumpanginya meledak karna ada
kesalahan teknis dalam mesin pesawat . sedangkan kakak perempuannya masuk ke
rumah sakit jiwa karna stress berat , tidak mau menerima kenyataan pahit yang
ia terima bersama adik nya .
kazuya sekarang hidup sebatang kara sambil berjuang keras mempertahankan
hidupnya dari penyakit kanker darah yang sudah lama ia derita . sekarang kazuya
tinggal di sebuah apartemen kecil di pinggiran kota Tokyo . sebelumnya ia tinggal
di kawasan perumahan elit di Tokyo bersama kedua orang tua dan kakaknya . tapi
sekarang apalah daya . uang berlimpah yang diwariskan oleh orang tuanya .
semakin hari semakin menyusut , karna digunakan untuk membeli obat dan
menjalani terapi . entah sudah sebanyak apa uang yang ia gunakan untuk berobat
, tapi hasilnya benar benar tidak memuaskan , malahan dokter pribadinya sendiri
sudah menyerah karna sudah tidak ada harapan lagi untuk hidup lebih lama .
semenjak itulah ia berhenti berobat maupun terapy dan juga kepribadian
nya berubah drastic menjadi seorang gadis dingin dan pendiam tetapi pada malam
hari ia selalu menangis merenungi nasibnya . setiap hari ia selalu berdoa kepada
kami-sama agar bisa diberi kesempatan untuk hidup lebih lama . ia hanya ingin
merasakan kebahagian sekali lagi walaupun itu Cuma sesaat . kazuya selalu bertanya
kepada dirinya sendiri , apakah sebelum mati ia akan merasakan rasanya jatuh
cinta untuk pertama kalinya ? saat ini ingin sekali ia merasakan kasih sayang
dari seorang laki laki yang mencintainya dengan tulus , dan selalu menemaninya
sampai ajal menjemput . tapi rasanya itu mustahil , melihat kondisinya sekarang
yang tidak seceria dulu , kini badannya kurus , rambut hitam nya yang semakin
hari semakin berkurang , kulit putihnya semakin pucat dan ia juga jarang keluar
rumah . tak terasa waktu sudah mencapai tengah malam . rasa kantuk sudah
menyerang kazuya . lalu ia pun tertidur pulas .
*****
Pagi ini matahari tidak menampakan dirinya karna tetutupi oleh awan
mendung yang mengeluarkan air hujan .
hujan di pagi hari menjadikan udara sangat segar , pepohonan di pinggir jalan juga seakan menikmatinya .
berbeda sekali dengan kazuya , dia sangat membenci hujan . hujan membuat
kenangan buruk itu terus menghantui pikirannya . karna dulu saat peristiwa
buruk itu terjadi hari sedang hujan lebat terutama saat pemakaman kedua
orangtuanya .
Terbaring di tempat tidur dengan selimut biru tua tebal yang menyelimuti
dirinya . itulah yang hanya bisa
dilakukan kazuya saat ini . tatapan matanya selalu kosong dan pikirannya
melayang entah kemana . menjadikan pagi ini , pagi yang suram untuk dirinya .
sampai lamunannya terganggu oleh getaran hp miliknya pertanda ada sms yang
masuk . dengan malas kazuya membuka hp bermode flip nya itu dan membaca smsnya
.
From : 031-999837772
Message : moshi moshi ! apa benar ini dengan
no nya kamenashi kazuya ? kalau benar , sudah bangun belum ? sudah lama ya kita
tidak bertemu ! aku ingin kita ketemuan di taman kota jam 9 pagi ! ku tunggu !
^_^
karna kazuya tidak tau siapa yang mengiriminya sms ini , maka ia pun
membalasnya
To : 031-999837772
Message : ha’I sodesu , demo gomen
anata wa namae wa ?
tak lama hp kazuya bergetar lagi .
From : 031-999837772
Message : oh ya gomen aku lupa , hee !
sahabat lamamu , fujiwada kazuki desu !
pokoknya nanti ku tunggu di taman kota jam 9 , jangan lupa ! ^.^
To: 031-999837772
Message : hn.
Ternyata orang yang mengiriminya sms aneh itu adalah sahabat lamanya
fujiwada kazuki . semenjak ia kuliah di hokkaido , ia sama sekali tidak pernah
menelpon maupun mengsms kazuya untuk sekedar berbasa basi atau menanyakan
kabarnya . semenjak hari itu juga kazuya merasa kehilangan seorang sahabat
baiknya . sahabat yang sudah lama ia ingin temui . dan juga sahabat yang selalu
pengertian dan menyayanginya . kini hadir kembali dalam kehidupannya dan ingin
mengajaknya ketemuan di taman kota . seketika kazuya langsung teringat dengan
kenangan kenangan indah dan konyol bersama sahabatnya itu . kazuya juga tau
sebenarnya sahabatnya itu punya perasaan lebih padanya tapi dia masih belum mau
mengungkapkan perasaannya itu sampai saat ini . daripada terus memikirkan masa
lalu dan kenangan bodohnya itu , kazuya memutuskan untuk pergi ke kamar mandi .
badannya yang letih tersiram oleh air hangat yang keluar dari shower hingga
menjadi segar kembali .
15 menit kemudian kazuya keluar dari kamar mandi dengan balutan handuk
putih di tubuhnya . melirik sebentar ke arah jam dinding yang sudah menunjukan
jam setengah Sembilan pagi . lalu ia berjalan gontai ke lemarinya untuk memakai
baju . kini kazuya memakai t-shirt hitam berlengan pendek ditutupi dengan jaket
kulit berwarna senada dan memakai celana jeans hitam . rambut panjangnya
digelung lalu dimasukan ke dalam topi hitam kesayangannya . sudah lama kazuya tidak berdandan . sehingga
tangannya agak sedikit kaku untuk merias wajahnya . jadi kali ini ia berdandan
dengan memakai bedak ala kadarnya dan lipgloss berwarna merah muda . ia
termenung sejenak melihat bayangan dirinya sendiri di depan cermin . sangatlah
berbeda daripada biasanya . sekarang ia terlihat seperti seorang gadis tomboy yang
manis dan Nampak sehat sehat saja seolah tidak mengidap penyakit apapun .
walaupun kulitnya tetap masih terlihat pucat.
Setelah puas memandanginya di cermin . ia keluar meninggalkan kamarnya
dan berjalan menuju dapur . di bukanya lemari es yang hanya berisi sebotol susu
cair dan sebotol air putih . kazuya memilih untuk mengambil sebotol susu cair
itu dan langsung meminumnya sampai habis dan meletakan begitu saja botol bekas
susu cair itu di meja makan . walaupun hujan sudah reda sejam yang lalu ,
kazuya masih malas untuk keluar rumah tapi ia harus memaksakan diri untuk pergi
menemui sahabatnya yang sudah 5 tahun tidak bertemu , yang kini sedang
menunggunya di taman kota .
Part 2
Bertemu teman
lama yang mencintaiku . apakah aku bisa membalas cintanya?
“ Gomen , sudah membuat mu menunggu ! gumam kazuya dan sukses
membuyarkan lamunan kazuki .
“ Akh , nggak apa apa kok !
lagian kamu Cuma telat 5 menit ! ayo silahkan duduk ! “
“ Hn .” lalu kazuya duduk di
sebelah kazuki dengan santai . matanya memandang ke langit biru yang cerah .
“ Ngomong ngomong gimana keadaan
mu sekarang ? ada rumor yang beredar dari temen temen katanya kamu mengidap
penyakit kanker , apa itu benar kazuya chan ? “ Tanya kazuki penasaran .
DEG
“ hn . “ ( jadi dia sudah tau ya
? gumam kazuya dalam hati )
“Okh souka , aku turut prihatin
dengan kondisi mu yang sekarang ini ! apalagi orang tuamu sudah meninggal .
gomen ne , aku selalu nggak ada jika kau membutuhkanku ! aku benar benar
sahabat yang jahat bagimu ! hontouni gomennasai !” lirih kazuki sambil berusaha untuk menahan
tangis .
“ Sudahlah , jangan terlalu
dipikirkan ! mungkin ini sudah takdirku dari kami-sama ! “
Hening . itulah suasana yang kini mereka rasakan .
“ gomen kazuki kun , aku harus
pergi ! “ lalu ia bergegas pulang ke rumahnya , dan meninggalkan kazuki yang
sedang termenung .
Kazuya berjalan gontai menuju apartemennya sambil bernyanyi dengan suara
lirih karna ia berusaha kuat untuk menahan air matanya yang ingin keluar sejak
tadi .
Konnan ja susume nai , tte anata wa ryukedo .
yoku aru kotto yo atashi nara shiteiru . akirametenantte kinai sumo nee . tada
warai au hodo . mujakinii .. narenai
aishitte yowa nii kitte ieta nara shiawase yuna reru kara okubyoonna .. atashi ni kizui tteyo ..
Setelah selesai bernyanyi , tiba tiba kepala kazuya terasa pusing dan
darah segar mengalir dari hidungnya .
“ oh tidak ! kumohon jangan kambuh sekarang , kumohon kami- sa ..”
BRUKK
perkataan kazuya terpotong karna ia keburu pingsan . tergeletak di
trotoar dengan kondisi darah segar terus mengalir dari hidungnya dan wajahnya yang
pucat semakin pucat pasi . hal itu berlangsung sampai kazuki tidak sengaja
menemukan kazuya yang sedang pingsan dengan kondisi yang mengkhawatirkan . lalu
kazuki membawa kazuya ke rumah sakit terdekat dengan menggunakan taksi .
~ Skip time ~
Sudah 1 jam kazuki menunggu di depan ruang UGD . tapi dokter maupun tim
medis belum keluar untuk memberitahukan kondisi kazuya saat ini . perasaan
sedih , gelisah , dan khawatir bercampur menjadi satu melanda seorang kazuki
yang dari terus mondar mandir di ruang tunggu pertanda bahwa bahwa dirinya
sedang galau dan stress berat . hal itu berlangsung sampai seorang dokter yang
menangani kazuya keluar dari ruang ICU .
“ Dok, bagaimana keadaan kazuya
sekarang ? apa dia baik baik saja ?”
“ Maaf apakah anda keluarganya ?
“
“ Iya sa..saya saudaranya dok , jadi bagaimana ? “ Tanya kazuki cemas .
“ Kondisi saudari kazuya sekarang
sudah stabil , tapi .. “
“ T..tapi apa dok ? “ tanya
kazuki penasaran .
“ Tapi , kanker darah yang beliau
derita sudah semakin parah ! mungkin umurnya tinggal beberapa minggu lagi . “
“ NANIII ?!! dokter bohong kan ? dokter ini bukan waktunya untuk
bercanda ! dokter tidak serius kan ?”
“ buat apa saya berbohong ! saya
benar benar serius ! maaf saya harus pergi , permisi !“ ujar sang dokter , lalu
ia pergi meninggalkan kazuki sendirian di ruang tunggu .
Tanpa sadar kazuki mengeluarkan air matanya . mengalir perlahan dan
akhirnya semakin banyak air mata yang ia keluarkan . padahal ia sudah lama
tidak menangis . seingatnya dulu terakhir kali ia menangis waktu ia duduk di
bangku sekolah dasar . lalu kazuki menghapus air matanya karna malu kalau
terlihat oleh orang lain ia sedang menangis .
Apalagi sekarang pintu ruang UGD di buka oleh seorang perawat sedangkan
perawat yang lainnya menggiring ranjang beroda yang tentu saja di ranjang itu
ada kazuya yang sedang tertidur karna pengaruh obat bius . perawat itu akan
memindahkan kazuya ke ruang rawat inap . kazuki pun mengikuti langkah perawat
perawat itu dari belakang . tak berapa lama mereka pun sampai di ruang rawat
inap . terlihat sekarang para perawat itu sedang sibuk , ada yang sedang
memasang infusan , meletakkan kazuya di ranjang dll . setelah semuanya beres ,
para perawat meninggalkan ruangan itu . dan tinggallah kazuki yang sedang duduk
di kursi tepat berada di samping kiri tempat tidur kazuya yang sedang terlelap
. kedua tangannya menggenggam tangan kazuya yang kurus dan putih pucat dengan erat . di dalam hatinya ia sungguh
tidak rela jika seorang yang ia cintai sekaligus sahabatnya suatu saat nanti
akan meninggalkan dunia ini . mulai detik ini kazuki berjanji untuk terus
menjaga kazuya , dan membahagiakannya untuk terakhir kalinya . mata beriris hitam
kecoklatan itu mulai memanas dan mengeluarkan air matanya lagi . sudah dua kali
hari ini ia menangis . tangisannya baru berhenti ketika tiba tiba tangan kazuya
perlahan menghapus air matanya . seketika kazuki kaget dan bertanya pada pikirannya
sendiri , kapan ia sadar ? apa mungkin ia sudah sadar sejak tadi ?”
“ Sudah sudah ! Omae wa dame da naita ! simpanlah air matamu itu untuk suatu saat
nanti ketika aku meninggalkan dunia ini ! “ gumam kazuya dengan suara hampir
tidak terdengar walaupun begitu kazuki tetap bisa mendengarnya .
“ Ssttt ! kamu nggak boleh
ngomong kayak gitu kazuya ! kamu pasti sembuh aku yakin ! walaupun tadi kata
dokter yang menanganimu bahwa sudah tidak ada lagi harapan untukmu untuk hidup
dan bahkan umurmu tinggal beberapa minggu lagi ! tapi aku tidak percaya omongan
dokter itu ! aku percaya nanti kamu akan sembuh ! “ cerocos kazuki panjang
lebar .
“ Aku sudah menduganya hal itu
pasti akan terjadi !” lirih kazuya , tangan kanannya menggenggam erat ujung
selimut supaya ia tidak menangis di depan kazuki . berpura pura menjadi gadis tegar
, yang hanya bisa ia lakukan saat ini . padahal sebenarnya ia adalah seorang
gadis yang rapuh , setiap malam ia selalu menangis .
kazuya melakukan sandiwara
bersikap tegar ini agar tidak membuat semua orang yang menyayanginya khawatir ,
kazuya tidak ingin mereka bersedih atau menangis . lebih baik ia yang seperti
itu menanggung beban yang berat dan menangis setiap malam di kamarnya yang
gelap .
GREPP
kazuya tersentak kaget karna tiba tiba kazuki memeluk nya erat. Dan yang
membuat kazuya lebih kaget , kazuki ternyata sedang menangis terisak isak
sambil tetap memeluk kazuya .
“ Sudah hentikan kazuki ! a..aku
sesak ! gerutu kazuya karena ia mulai kesulitan bernafas .
“ iie ! sebelum kau berjanji
tidak akan pernah berkata seperti itu lagi di hadapanku ! aku ingin kau sembuh
! aku ingin kau hidup lebih lama ! dakara ore wa aishitte kazu chan ! “ ucap
kazuki tentunya dengan muka memerah seperti kepiting rebus untung kazuya tidak
melihat wajah kazuki sekarang kalau ia melihatnya pasti ia akan tertawa
terbahak bahak.
DEG
“ hn , wa..watashimo kazuki kun ! “ gumam kazuya dengan muka semerah tomat busuk .
“ Be..benarkah ?”
“ hn . “
“ ja..jadi kita sekarang resmi pacaran donk ! ASYYIKK !! KYAAA !! “ seru
kazuki girang sambil lompat lompat gaje . sedangkan kazuya hanya cengo
melihatnya . ia tidak menyangka seorang fujiwada kazuki yang terkenal dengan
sikap dingin dan tak mudah untuk tertawa bisa bertingkah seperti anak kecil
yang kegirangan karna sudah dibelikan balon oleh mamanya .
Beberapa menit kemudian kazuki tersadar dari kelakuan yang sangat
memalukan nya itu , dan ia pun meminta maaf pada kazuya yang sekarang sudah
resmi pacaran dengannya .
Hening . suasana canggung kemabali menyelimuti mereka yang sudah
kehabisan kata untuk ngobrol .
“ a..ano kazuya chan ! “ panggil
kazuki sambil tangan kirinya menggaruk kepala yang tidak gatal .
“ nani ka ? ”
“ bo..bolehkah a..aku me..mengajak mu ken..kencan ! tanya kazuki terbata
bata kayak orang gagap plus wajahnya yang memerah .
“ hn “
“ lagi lagi hn ! apa tidak ada kata selain hn seperti ya atau tidak ! “
bentak kazuki kesal karna kata hn yang sering kazuya ucapkan . padahal ia tidak
mengerti arti kata hn itu .
“ artinya boleh ! kau sudah lama mengenalku , tapi kau masih tak tau
arti dari kata hn itu ! dasar baka ! bentak kazuya ketus .
TWICTHH
Kedutan garis muncul di dahinya kazuki . pertanda ia benar benar sangat
kesal kali ini .
“Apa kau bilang ! aku nggak baka
, forehead !! bentak kazuki sambil berusaha mempertahankan ekspresi dinginnya
itu . walaupun tetap dipertahankan , akhirnya tetap luntur juga .
BLETAKK
“ I..ITTAII !!” ringis kazuki
kesakitan , karna baru saja ia sukses mendapat jitakan maut dari kazuya
sehingga membuat kepala kazuki benjol segede bakpau .
“ Makanya , jangan ngatain orang
sembarangan !! “ bentak kazuya yang tak kalah kesal
“ kok nyalahin aku sih ? kau kan
yang duluan , dasar forehead ! celetuk kazuki . ia tidak menyadari bahwa akan
ada bahaya yang menimpa dirinya sekali lagi .
“ APA KATA MU ? COBA KAU ULANGI SEKALI LAGI , HAH ! ”
“ ( sial aku keceplosan ! ) hee a..ano mungkin kamu salah dengar
s..sayang !”
BUAGGH
“ I..ITTAAIII !!! ringis kazuki
yang terlempar sejauh 3 meter ke belakang karna perutnya habis mendapat bogeman
mentah dari sang kekasih tercinta .
“ jika kau berani menghina ku
seperti itu lagi ! ku pastikan kau akan makan lewat sedotan seperti ku ! kau
mengerti ?! bentak kazuya sambil melemparkan deathglare andalannya yang
langsung membuat bulu kuduk kazuki merinding .
“ ha’I “ kazuki mengangguk cepat . karna ia tak mau
sesuatu yang lebih parah dari ini menimpa dirinya . sejenak ia membayangkan
kesadisan kazuya sewaktu sma . ia pernah menghajar habis para preman yang sudah
terkenal kekejamannya sepenjuru kota tokyo seorang diri padahal para preman itu
berjumlah lebih dari sepuluh orang .
“ ihh mengerikan “ gumam kazuki
dalam hati sambil bergidik ngeri
“ baguslah kalau begitu ! aku
sekarang mau tidur , jadi jangan nganggu aku ! ucap kazuya sambil menutup
matanya untuk tidur .
“ iya iya ! oyasumi kazu .. yah
ia sudah tidur ! kalau gitu aku mau tidur di sofa akh ! lalu kazuki pun tidur di sofa yang berada di
dekat ranjang nya kazuya .
*****
Part 3
Ku tau
waktuku semakin dekat , tapi apakah aku sendiri juga sanggup untuk
meninggalkannya ?
Sinar matahari menerobos masuk tanpa permisi melewati tirai putih tipis
di kamar dimana kazuya di rawat . membuat kazuya terbangun dari tidurnya yang
nyenyak . sejenak ia mengerjabkan matanya agar dapat menyesuaikan dengan cahaya
di sekitarnya . tiba tiba terdengar suara baritone yang sangat dikenalinya , itu
adalah suara kazuki yang menanyakan apakah tidur nya nyenyak semalam? dan
kazuya menjawab dengan trademark andalannya yaitu “ hn “ . setelah puas berbasa
basi di pagi hari , kazuki membawakan semangkuk bubur ditambah dengan sedikit
soyu dan daging ayam cincang . kazuya menatap kazuki tidak percaya . karna
kazuki membawakan makanan favoritnya yang sudah lama ia tidak pernah
merasakannya soalnya selama ia tinggal sebatang kara di apartemen nya kazuya
sering memakan makanan instan seperti ramen . lalu kazuki menyuapi kazuya
dengan penuh cinta
( #author : so sweettt!!! Cieeee uhuy uhuy!!#kazuki&kazuya
berblushing ria .)
“ nee , kazuya-chan enak tidak ?” Tanya kazuki sambil memberikan senyum
tulusnya yang jarang ia perlihatkan kepada orang lain kecuali kepada mamanya
dan kazuya .
“ hn oishii , kazuki kun !
arigatou gozaimasu !”
CUP
Kazuya mencium bibir kazuki dengan lembut . adegan itupun tak berlangsung
lama . karna kazuya langsung melepaskan ciumannya yang tidak nyampe waktu
semenit itu dengan muka merah merona . sedangkan kazuki sendiri matanya
terbelalak kaget tidak percaya apa yang ia alami sekarang bukan mimpi ,
ternyata kenyataan .
“ emm , ano … gomen kazuki kun !
aku terbawa suasana ! gumam kazuya sambil menggaruk kepala belakangnya yang
tidak gatal .
“ akh ti..tidak apa apa kok ! hee , kalau kamu terbawa suasana kenapa
kamu berhenti ! padahal aku tadi ingin membalasnya , lho ! goda kazuki sambil
menyeringai ala hentai devil .
TWICTH . muncul 3 perempatan garis di dahi kazuya .
“ KYAAAA !! BAKA HENTAIIII !!! teriak kazuya histeris sampai terdengar
sejauh 1 km dan akibatnya kaca jendela rumah sakit pun retak retak dan malahan
ada yang pecah, sedangkan kazuki hanya bisa nutup telinganya karna ia nggak mau
tuli mendadak .
BLETAKK
“ I..ITAAIIII!!!! “ Rintih kazuki
kesakitan.
“ huh rasain baka hentai !
pokoknya aku mau putus sekarang , titik nggak pake koma !! bentak kazuya dengan
muka merah padam , kazuki yang melihatnya hanya bisa bergidik ketakutan .
Ketika mendengar ancaman seperti itu kazuki serasa tersambar petir di
siang bolong dan hatinya pun mencelos .
“ ja..jangan donk please ! masa gitu aja kamu marah , aku kan Cuma
bercanda kazu chan ! l..lagian kita baru jadian 25 jam , masa sudah mau putus !
pinta kazuki ala pengemis jalanan yang sudah 3 hari 3 malam nggak makan
“ hmm , gimana ya ? tapi ada syaratnya loh ! apa kamu yakin ?”
GLEK . kazuki menelan ludah nya
sendiri dengan paksa .
“ s..syarat ? iya a..aku yakin tapi a..apa syarat nya ?”
“ syaratnya adalah kau harus memenuhi semua permintaanku selama 7 hari
berturut turut kalau tidak , tangan ini yang bertindak ! gimana setuju ? Tanya
kazuya dengan seringaian demonnya plus aura deathglare nya yang semakin pekat .
sampai sampai kazuki mengeluarkan keringat dingin dan seluruh tubuhnya
gemetaran .
“ ha’I ! kazuki mengangguk cepat .
“ bagus ! permintaan maaf di terima !” seringaian kazuya pun bertambah
mengerikan menatap sang mangsa alias sang kekasih tercinta sudah masuk
perangkapnya dengan sempurna . kazuki yang menyadari begitu banyak aura
negative di sekelilingnya hanya bisa meneguk ludah dan mulutnya terus berkomat
kamit membaca doa agar ia bisa terbebas dari jebakan yang sudah disiapkan oleh
kazuya .
“ liat tanggal mainnya kazuki kun ! kau akan menyesal tlah menghinaku tadi
!”gumam kazuya pelan .
“ apakah aku tadi salah ya menerima ajakan kazuya agar memenuhi semua
permintaannya selama 7 hari berturut turut ? mudah mudahan tidak ! kami sama
tolong aku , perasaan ku nggak enak !” pikir kazuki dengan perasaannya yang
sampai sekarang masih gelisah nggak karuan .
KRIEETT
tiba tiba pintu kamar dimana kazuya di rawat terbuka perlahan dan
munculah sesosok gadis cantik berambut hitam bermodel emo memakai jaket jeans
dengan dalaman tanktop putih dan rok mini hitam . senyum manis terukir di
bibirnya . gadis itu bernama hanako takahashi sahabat seperjuangannya kazuya
dari jaman sd sampai kuliah . sudah 1 tahun kazuya tak bertemu dengannya karna
hanako sibuk kerja sebagai model terkenal di jepang .
“ KYAAAA ,, KAZU CHANN !!! DAIJOUBU
KA ? AKU KANGEN SEKALI SAMA KAMU !!!! seru hanako terharu karna sudah lama
tidak bertemu dengan sahabat seperjuangannya yaitu kazuya . lalu ia pun memeluk
kazuya erat .
“ da..daijoubu desu ! watashimo
hana chan ! ta..tapi to..tolong lepaskan pelukan mu aku nggak bisa nafas !”
“ hehehe , gomen ! soalnya aku
kangen sekali sama kamu ! oh ya kazuya maaf selama ini aku nggak ada di
sampingmu , dan tak pernah menemani mu akhir akhir ini . soalnya kamu juga tahu
kan pekerjaanku sebagai model sangat lah sibuk ! malahan perharinya aku Cuma
bisa tidur 3 sampai 5 jam ! aku juga baru tau penyakitmu itu dari kazuki san
yang menelepon ku jam 6 pagi . setelah dapat kabar tersebut aku segera kesini
deh !” cerocos hanako panjang lebar kali kuadrat kali lima (?)
Kazuya dan kazuki Cuma ber oh ria .
“ sudahlah hana chan ! jangan menyalahkan dirimu sendiri ! aku sudah
memaafkanmu kok !” ujar kazuya sambil memberikan senyum tulusnya .
“ arigatou gozaimashita , kazu chan ! hontouni arigatou ! lirih hanako
terharu . air matanya pun turut mengalir membasahi pipinya yang putih bersih .
“ do itashimashi ….”
TES
“ kazu chan , hidungmu berdarah
!”
“ ughh , lagi lagi begini ! hana chan kamu punya tissue ?”
“ ada , nih .” ucap hanako sambil memberikan beberapa lembar tissue
kepada kazuya .
“ariga.. “
BRUKK
“ KAZU CHANN !!!” Teriak kazuki dan hanako panik , karna kazuya tiba
tiba pingsan dengan hidung yang masih mengeluarkan darah segar .
“ cepat kazuki panggil dokter ! cepat !! kumohon bangunlah kazu chan ,
ku mohon ! hikss .. hikkss ..“ lirih hanako . setetes air mata meluncur mulus
membasahi pipinya .
“ ha’I , “ kemudian kazuki berlari mencari dokter ataupun suster yang
lewat , tapi hasilnya nihil . kazuki tidak menemukan dokter yang lewat satupun
karna berhubung hari ini adalah hari minggu . tapi kazuki tidak menyerah begitu
saja dia terus berlari dan terus berlari . ia melakukan ini demi kekasihnya
yang ia sangat cintai . akhirnya ia menemukan seorang dokter yang baru saja
keluar dari ruang perawatan pasien nya .
“ DOKTER , CEPAT TOLONG KEKASIH KU DOKTER , IA… IA… “ ujar kazuki dengan
dada masih kembas kempis berusaha mencari oksigen sebanyak banyaknya .
“ tenang tenang , memangnya ada apa ?”
“ begini kekasih ku mimisan lalu dia pingsan , aku takut ia ..”
“ baiklah ayo kita kesana sekarang
! “
“ hn .”
5 menit kemudian mereka sampai di ruang perawatan kazuya . dan disambut
oleh teriakan histeris dari hanako .
“ KAZUKI , DARAH DARI HIDUNGNYA
TERUS MENGALIR , IA JUGA MASIH BELUM SADAR .
A..AKU TAKUT IA .. ! HIKS … HIKS “
“ tolong tenangkanlah diri anda nona , biar saya yang memeriksa nya
terlebih dahulu !”
“ si..silahkan dok “
~ skip time ~
“ bagaimana keadaannya sekarang dok
?” tanya kazuki penasaran .
“ hmm , detak jantungnya kian melemah tapi keadaannya sudah agak baikan
. saya sudah memberi suntikan penghilang sakit ke infusannya . kalau nanti ada apa apa tolong hubungi saya dan ini
nomor nya , kalau begitu saya permisi . “
“ hn , arigatou dok ! “
Drrttt drrtt
Handphone hanako bergetar , pertanda ada sms baru yang masuk . lalu ia
membaca sms tersebut .
“ holy shit ! “ umpat hanako
“ ada apa ? “
“ ano , barusan ada sms dari manager ku . katanya aku harus kesana
sekarang soalnya ada pemotretan mendadak di daerah shizuoka . tapi aku ingin tetap
menema… “
“ pergilah .”
“ ekh ? “
“ t..tapi bagaimana dengan mu ? aku ingin menemanimu dan juga kazuya .
a..aku ingin melihat ia siuman !”
“ pergilah . kau harus professional dalam menjalankan tugasmu ! jangan
khawatirkan kami berdua ! aku akan selalu menjaga dan menemani kazuya ,
percayalah !”
“ yah , baiklah kalau begitu ! jika ada apa apa dengan kazuya cepat sms
aku ya ? dah !”
“ hn . dah ! “
BLAM
Kazuki duduk disamping ranjangnya kazuya yang sedang tergeletak lemah
tak berdaya . perlahan tangan kazuki menggenggam erat tangan sang kekasih .
dikecupnya lembut .
“ ku mohon cepatlah sadar kazu chan ! a.ku a..aku tidak bisa hidup
tanpamu !”
“ engh…”
“ ekh ? k..kazuya kau sudah sadar ? bagaimana keadaanmu sekarang ?”
“ k..kazuki a..aku ingin m..melihat matahari terbenam di t..taman !”
DEGH
“ t..tapi keadaanmu kan ? aku khawatir jika kondisimu terus terusan
ngedrop seperti ini , a..aku …”
“ ssttt… aku tau itu ! t..tapi kumohon i..ini permintaan terakhir
kumohon k..kazuki kun aku mohon !” lirih kazuya . ia gunakan jari telunjuknya
dan menempelkan di bibir ranum kazuki . pertanda bahwa kazuki tidak boleh
berkata lagi . air matanya keluar . perlahan semakin deras . kini kazuya sedang
menangis dalam diam . berusaha tegar meski dalam dirinya dia hanyalah seorang
gadis yang sangat rapuh dan butuh sekali kasih sayang terutama kazuki
kekasihnya .
Kazuki menghela nafas berat .
“ baiklah , jika itu yang kamu inginkan dan akan membuat mu merasa baik
“
“ arigatou “
Lalu kazuki menggendong kazuya dan mendudukkannya di kursi roda .
perlahan ia mendorong kursi roda tersebut menuju taman .
“ nah , kita sudah sampai tuan putri !”ujar kazuki . ia menggendong
kazuya ala bridal style dan mendudukannya di kursi taman . kemudian ia
mengambil duduk disebelah kirinya .
“ ano kazuki mungkin matahari terbenam nya masih lama ya ? ngomong
ngomong sekarang baru jam berapa ?”
“ emm.. baru jam 4 sore .”
“ okh ..”gumam kazuya sambil menyandarkan kepalanya di bahu kazuki .
Hening suasana yang mereka rasakan saat ini . angin sore berhembus pelan
seolah menenangkan mereka . harum bunga sakura di musim semi menambahkan
ketenangan yang tercipta saat ini . menit berganti jam dan tidak terasa ,
sekarang sudah jam 6 kurang 55 menit .
“ kazuki kun , besok kau ulang tahun ya ?”
“ ahh iya iya , kenapa aku sampai lupa dengan ulang tahunku sendiri ya ?
haha ..” kazuki tertawa canggung .
“ kalau begitu s..selamat ulang tahun kazuki kun ! mungkin a..aku tidak
bisa menemani mu besok , a..aku …” lirih kazuya . Kristal bening yang bernama
air mata itu meluncur dengan mulus membasahi pipinya . entah sudah berapa kali
hari ini ia menangis .
DEGH
“ A..apa maksudmu kazu chan ? kenapa kau bicara seperti itu ? kau tidak
akan kemana mana kan ? k..kau tidak boleh meninggalkanku ! a..aku tidak bisa
hidup tanpamu , a..aku..” pinta kazuki . ia menggengam erat kedua tangan kazuya
pertanda bahwa ia tidak boleh meninggalkannya .
“ m..maaf k..kazuki kun . a..aku sudah tak kuat lagi a..aku…”
TES
“ KAZU CHAN HIDUNGMU BERDARAH !” teriak kazuki panic . ia mengambil
saputangan miliknya dan ia gunakan untuk mengelap darah yang perlahan semakin
mengucur deras dari hidung kazuya .
“ a..aku tidak apa apa kok , kazuki kun !”
Wajah kazuya semakin pucat . dan darah terus mengalir dari hidungnya . sehingga
piyama yang dikenakannya saat ini berlumurah darah segar . tiba tiba kepalanya
terasa berat dan pandangannya mengabur .
“ s..selamat ulang tahun k..kazuki kun dan ….”
Kazuya menghela nafas nya yang kini terasa berat .
“ selamat tinggal …. “
BRUKK
Tubuh kazuya limbung dan jatuh di pelukan kekasihnya yang kini sedang
dilanda panik .
“ KAZUYA !!”
Kazuki langsung memeriksa nadi ditangan kazuya . seketika raut wajahnya
berubah drastic .
“ t..tidak mungkin kazuya .. KAZUYAAA !!!!” teriak kazuki histeris dan
tidak kuasa untuk menahan tangis . nafasnya tercekat di tenggorokan . rasa
sakit kehilangan orang yang dicintai . menorehkan luka baru di hatinya saat ini
..
~xxxx~
Satu persatu orang
yang berada di sana mulai meninggalkan area pemakaman termasuk hanako , tetapi
fuyuki masih dengan setia memandangi batu nisan tersebut . air mata terus
mengalir membasahi pipinya yang putih . tangannya menyentuh batu nisan tersebut
dan mengusapnya perlahan .
“ terima kasih karna kau telah menjadikanku belahan jiwa
mu disaat terakhir mu . semoga kau tenang dan bahagia di alam sana . asalkau tahu kazu chan sampai kapan pun aku
akan tetap mencintai mu !” ucap kazuki . air matanya kembali keluar . kini ia
menangis dalam diam dan ia mengecup batu nisan itu dengan penuh kasih sayang .
“ aku janji akan selalu datang kesini , jadi kau tidak
perlu khawatir ! aku pulang dulu ya kazu chan ..!”
Kazuki membalikan badannya dan bergegas untuk pulang .
langkahnya terhenti ketika ia merasakan pundaknya disentuh oleh seseorang .
refleks ia menengok ke belakang . mata nya terbelalak kaget melihat seseorang
yang mirip dengan kekasih nya siapa lagi kalau bukan kazuya . terlihat kazuya
yang memakai dress putih serasi dengan kulitnnya yang putih bersih . wajahnya
sangat cerah dan seulas senyum terukir di bibir tipisnya .
“ arigatou kazuki kun ..”
Tiba tiba cahaya putih datang dan menyelimuti tubuh
mungil kazuya . perlahan tubuh itu menghilang seiring cahaya putih itu juga
menghilang pergi entah kemana . kazuki yang melihat peristiwa tersebut hanya
diam terpaku .
“ do itashimashite kazu chan …”
Akhirnya kazuki pulang kerumah nya dengan tenang . seolah
perasaan gelisah , sedih dan merasa kehilangan tersebut hilang bersamaan dengan
perginya cahaya putih tersebut .. walaupun di dalam lubuk hati cinta sejatinya akan
selalu ada untuk kazuya sampai ajalnya menjemput …
THE
END
Gimana
ceritanya ? sedihkah ? bikin nangiskah ? tolong berikan kritik dan sarannya ya
, arigatou udah baca ^.^”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar