Selasa, 29 Mei 2012

The Liter of Light Proyek Lampu Tenaga Surya Bahan Bakar Botol Plastik Bekas


The Liter of Light Proyek Lampu Tenaga Surya Bahan Bakar Botol Plastik Bekas

My Shelter Foundation, sebuah yayasan sosial di Filipina sekira 6 bulan lalu meluncurkan proyek The Liter of Light. Organisasi non pemerintah yang bermaskas di Filipina ini menargetkan untuk dapat menyediakan cahaya untuk 1 juta rumah, yang masih belum memiliki listrik, serta untuk mereka yang dalam ambang pemutusan listrik.
Proyek ini tidak menggunakan teknologi yang super canggih ataupun teknologi super mewah,  percaya atau tidak, proyek yang dilakukan oleh My Shelter Foundation ini menggunakan botol plastik yang diisi larutan air yang telah diberi pemutih, lalu dimasukkan ke lubang di atap rumah-rumah di kota kumuh tersebut. Kemudian,  botol tersebut akan memantulkan cahaya matahari setara 55 watt ke dalam ruangan yang kemudian dibiaskan selama siang hari, setidaknya. Dibutuhkan lima menit untuk membuat lampu tenaga surya dari botol plastik bekas tersebut.
Sebenarnya ini bukanlah ide yang baru, karena sebelumnya ide pembuatan lampu tenaga surya dari botol plastik telah dikembangkan Alfredo Moser, di Brazil, pada 2002. Namun bola lampu ramah lingkungan dari Filipina ini jauh lebih ramah lingkungan.

Mobil Tenaga Listrik SuperKonduktor


Mobil Tenaga Listrik SuperKonduktor


miev
Perusahaan Raksaksa Listrik Jepang Sumitomo baru saja telah mengembangkan sebuah prototip mobil yang menggunakan motor superkonduktor. Menurut nikkei.net, secara detil prototip mobil yang dibuat alam bentuk mobil sedan Toyota.
Motor superkonduktor memiliki sebuah perangkat pendingin nitrogen cair dan dapat melesat jauh sepanjang 100 kilometer pada kecepatan puncak 85KPH hanya pada sekali charge. Kawat almunium superkonduktor, secara teori mampu melakukan 200 kali lebih banyak arus listrik dibanding dengan kabel tembaga.
Motor yang terdiri atas enam set gulungan superkonduktor yang terbuat dari bismut dan logam lainnya termasuk strontium dan tembaga. Proyek ini telah berlangsung selama 10 tahun lamanya. Dan dalam pembuatan sendiri telah menarik minat dari sejumlah produsen utama, seperti apa yang disampaikan nikkei.net. Selain Sumitomo, ternyata masih ada sejumlah produsen mesin listrik lainnya yang juga sedang mengembangkan motor bagi produsen mobil. Kita tunggu perkembangan selanjutnya nanti mengenai hal ini!

Uji Kekuatan layar Gorilla Glass HTC One X Dengan Paku


Uji Kekuatan layar Gorilla Glass HTC One X Dengan Paku


Mungkin anda pernah melihat sebuah droptest layar Nokia Lumia 900 yang menggantikan peran Palu untuk menancapkan paku pada sebuah papan kayu. Bahkan, dalam video tersebut juga diperlihatkan bagaimana kuatnya layar Gorilla Glass milik Smartphone besutan Nokia tersebut dengan cara menjadikan Nokia Lumia 900 sebagai sasaran objek dari paku dan palu.
Tidak mau kalah dengan Nokia, HTC pun langsung membuat drop test dengan konsep yang sama. Seorang engineer HTC asal Taiwan mengujicoba HTC One X dengan cara menggunakan Smartphone Android tersebut sebagai alat untuk menggantikan palu untuk menancapkan paku ke sebuah papan.
Sama seperti Nokia Lumia 900, HTC One X juga menggunakan Gorilla Glass sebagai pelapis layarnya. Hal ini sekali lagi membuktikan ketangguhan layar Smartphone yang dilapisi dengan Gorilla Glass. Penasaran seperti apa test yang dilakukan oleh HTC? Simak videonya disini

Sony CL-A2LAS, Charger Gadget dan Ponsel yang Ramah Lingkungan Mirip Serutan Pensil


Sony CL-A2LAS, Charger Gadget dan Ponsel yang Ramah Lingkungan Mirip Serutan Pensil

Sony kembali memperkenalkan alat isi ulang baterai ponsel atau gadget yang ramah lingkungan. Alat ini tidak mengandalkan sumber listrik ataupun cahaya matahari sebagai penghasil energi utamanya, melainkan mengandalkan putaran jari anda sebagai sumber energi.
Alat yang dinamai Sony CL-A2LAS ini merupakan charger portable dengan kapasitas baterai mencapai 4.000 mAh. Jika dilihat sekilas, charger unik dari Sony ini mirip dengan rautan pensil untuk anak-anak. Untuk menghasilkan energi baterai yang bisa digunakan untuk berbicara selama 5 menit, anda harus memutarkan tuas yang terdapat pada charger ini selama 3 menit.
Sony CL-A2LAS telah dilengkapi dengan  2 port USB sehingga pengguna bisa mengisi dua baterai perangkat sekaligus. Charger unik ini juga dibekali dengan konektor ke steker listrik untuk mengantisipasi kemalasan para penggunanya untuk mengisi baterai dengan memutar tuas.
Sony CL-A2LAS akan dijual dengan harga sekitar ¥8,000 atau sekitar Rp 850 ribu. Belum diketahui apakah charger ini akan masuk ke Indonesia atau tidak.

Pentax K-30, Kamera DSLR Tahan Debu dan Air dengan Resolusi 16,3 MP


Pentax K-30, Kamera DSLR Tahan Debu dan Air dengan Resolusi 16,3 MP


Berbagai vendor kamera berlomba-lomba menghadirkan kamera DSLR yang berkualitas, setelah Canon dengan Canon EOS 650 dan Sony dengan A37 miliknya, kini hadir Pentax dengan kamera Digital SLR terbarunya yang dinamai K-30.
Kamera ini dibekali dengan kemampuan merekam video full HD dan diklaim anti debu dan tahan air yang membuat kamera DSLR ini cocok digunakan untuk anda yang hoby hiking atau jalan-jalan.
Kamera Pentax A-37 ini memiliki sensor ukuran APS-C dengan resolusi 16,3 megapiksel. Kamera ini juga memiliki Maksimum shutter speed hingga 1/6000 sec, range ISO 100 – 25.600, 11 titik fokus, 100% coverage view finder, dan 6,3 fps continuous shooting.
Pentax A-37 juga dapat digunakan untuk merekam video dengan resolusi diantaranya 1920 x 1080 (30, 25, 24 fps), 1280 x 720 (60, 50, 30, 25, 24 fps), dan 640 x 424 (30, 25, 24 fps).
Kamera DSLR dari Pentax ini dijadwalkan akan hadir pada bulan Juli 2012 dengan body yang dihargai sekitar 849,95 dan $ 899,95 jika dengan lensa kit DA L 18-55mm.

Toshiba Luncurkan Blu-ray Player Pada Akhir Tahun Ini


Toshiba Luncurkan Blu-ray Player Pada Akhir Tahun Ini


toshiba-blu-ray-player
Dari Jepang, dilaporkan bahwa Toshiba telah mulai memasuki Blu-ray akhir-akhir ini. Dan sedikit banyak ini akan memperbesar pesaingan dunia di pasaran Blu-ray dunia saat ini.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, DVD / Blu-ray pertama yang diproduksi perusahaan tersebut telah terdaftar untuk suatu yang akan dirilis di dunia pada akhir tahun ini juga. Artikel yang juga menyebutkan bahwa Toshiba sangat mempertimbangkan sebuah perekam Blu-ray untuk pasaran Jepang, walaupun tidak ada informasi lebih lanjut tentang hal ini. Dan yang pasti, produk Toshiba terbaru ini akan segera beredar di pasaran sebelum Natal tahun ini juga. Wow, Kita tunggu saja nanti !

Ini Bukan Kucing Biasa, Melainkan Dream Cat Venus Keluaran Sega Toys


Ini Bukan Kucing Biasa, Melainkan Dream Cat Venus Keluaran Sega Toys


sega_cat_venus-620x465
Anda penyuka kucing tapi masih was-was untuk memeliharanya? Tentu banyak alasan kenapa begitu banyak dari kita yang memilih untuk tidak memelihara hewan di rumah. Selain masalah waktu yang mungkin saja menjadi hal yang sulit kita bagi dengan hewan peliharaan, sedangkan waktu untuk diri sendiri saja masih susah Anda bagi dengan tepat. Ada juga karena hewan kadang malah membuat rumah berantakan dan tak jarang malah membuat kita alergi. Hmmm, tentu akan berpikir berulang-ulang jadinya untuk memelihara hewan tersebut bukan?
Tapi hal tersebut sepertinya bukan lagi kendala buat mereka yang suka dengan kucing dan tetap ingin memilikinya di rumah sebagai teman bermain di waktu senggang. Jangan takut dengan berbagai kendala di atas, karena kini pihak Sega Toys telah memberikan solusi lain yang ciamik, sekalipun yang nantinya Anda miliki bukanlah lagi kucing rumahan biasa.
Ini sudah ke sekian kalinya pihak Sega Toys mengeluarkan kucing tiruan selayaknya boneka namun juga bukan boneka biasa. Ini dia yang dinamakan Dream Cat Venus. Kucing tiruan ini akan bereaksi ketika Anda elus ataupun sentuh selayaknya kucing biasa. Tentu Anda tak perlu kerepotan untuk memberikan makanan, karena binatang tiruan ini tentunya tak membutuhkan makanan asli. Anda juga tentu tak akan merasa alergi dengan kucing ini, karena kucing ini memang benar-benar berbeda dengan kucing biasa, walaupun selintas akan terlihat sama. Dikabarkan nantinya kucing ini akan mulai dipasarkan di Jepang pada tanggal 30 Juli 2009 dengan kisaran harga 110 USD atau sekitar 1,1 juta rupiah. Nah, Anda tertarik untuk memeliharanya di rumah Anda?